refleks di keramaian
Saturday, December 30th, 2006Sering berada di tempat publik yang ramai dan rawan copet seperti bus kota, membuat tubuhku secara tidak sengaja mendevelop sebuah kebiasaan baru yang agak lucu. Secara tidak sengaja, setiap beberapa waktu tanganku meraba kantong belakang celana dan kantong samping untuk memastikan bahwa dompet dan telepon selularku masih pada tempatnya dan belum berpindah ketangan orang. Cukup sebuah gerakan halus hampir tak terlihat sekedar merasakan kedua benda tersebut masih ada di dalam kantong celana.
Anehnya kebiasaan ini secara otomatis bekerja ketika aku ada di tempat publik, baik di bus kota, di mall, ataupun ketika sedang berjalan di jalan raya dan “off” dengan sendirinya ketika aku di tempat “aman”. Semuanya jadi seperti refleks yang tidak pernah dipikirkan, tapi cukup untuk memberi sinyal ke otak jika ada sesuatu yang tidak beres.
false alarm
Tadi siang ketika sedang jalan-jalan di mall, ada kejadian yang bikin kaget setengah mati. Seperti biasa tanpa disadari mekanisme pertahanan diri dari copet ini bekerja. Aku kaget bukan kepalang ketika otakku menerima sinyal bahwa ada sesuatu yang kurang. Ada yang tidak ada di saku kiriku, ponselku tidak ada di tempatnya!! Kaget dan cemas aku tengok kanan-kiri melihat orang-orang disekitar. Sekitarku sepi, aku jalan-jalan di mall, bukan sedang berdesakan di bus kota.
Baru beberapa detik kemudian kusadari bahwa telepon genggamku sedang kupakai! Pantas saja nggak ada di kantong. Aku memang lagi terima telepon dari seorang teman dan ngobrol cukup lama sambil window shopping =)) Ternyata false alarm :p Bodohnya hal seperti ini bukan baru sekarang terjadi, dulu juga pernah beberapa kali