<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.0.5" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: situs berita yang lebih baik</title>
	<link>http://chenz.info/2007/01/situs-berita-yang-lebih-baik/</link>
	<description>{ Chen Hendrawan }</description>
	<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 19:07:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.5</generator>

	<item>
		<title>by: Agungk</title>
		<link>http://chenz.info/2007/01/situs-berita-yang-lebih-baik/#comment-1516</link>
		<pubDate>Thu, 14 Jun 2007 09:59:48 +0000</pubDate>
		<guid>http://chenz.info/2007/01/situs-berita-yang-lebih-baik/#comment-1516</guid>
					<description>Mmh postingannya dah masuk kotak yach?
Tapi aku komenin aja dech.
Aku setuju 100%+68.5% dengan dengan statement kalau kualitas jurnalisme detik.com itu junk banget. Hal yang sangat mengganggu bagi saya adalah sebagai media yang identik dengan dunia cyber alias hi-tech, semestinya para kru beritanyapun memiliki wawasan hi-tech yang mumpuni. Salah satu contoh yang terakhir adalah berita tentang Tim Berners Lee yang mendapat penghargaan dari ratu Inggris. Di situ disebutkan kalau sejarah internet bermula ketika Berners-Lee merancang sistem world-wide-web.
Dari situ jelas penulisnya gak bisa membedakan mana internet mana www. Menurutku itu tidak bisa diterima dalam suatu media tech resmi.

Tapi untuk keserakahan detik.com, saya sih no comment saja. Habisnya yang muncul di comp-ku cuman satu-dua saja. Yang lainnya (yang kedap-kedip seperti gila) tak libas semua pake Firefox add-in AdBlock/AdBlock Plus...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mmh postingannya dah masuk kotak yach?<br />
Tapi aku komenin aja dech.<br />
Aku setuju 100%+68.5% dengan dengan statement kalau kualitas jurnalisme detik.com itu junk banget. Hal yang sangat mengganggu bagi saya adalah sebagai media yang identik dengan dunia cyber alias hi-tech, semestinya para kru beritanyapun memiliki wawasan hi-tech yang mumpuni. Salah satu contoh yang terakhir adalah berita tentang Tim Berners Lee yang mendapat penghargaan dari ratu Inggris. Di situ disebutkan kalau sejarah internet bermula ketika Berners-Lee merancang sistem world-wide-web.<br />
Dari situ jelas penulisnya gak bisa membedakan mana internet mana <a href="http://www." rel="nofollow">www.</a> Menurutku itu tidak bisa diterima dalam suatu media tech resmi.</p>
<p>Tapi untuk keserakahan detik.com, saya sih no comment saja. Habisnya yang muncul di comp-ku cuman satu-dua saja. Yang lainnya (yang kedap-kedip seperti gila) tak libas semua pake Firefox add-in AdBlock/AdBlock Plus&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
