X
T r a s h :: l o g BETA
{ Chen Hendrawan }
chenz v.A-01 chenz v.T23s chenz v.X0-KZ

work smart itu bullshit

Banyak orang berkata bahwa work smart itu lebih penting daripada sekedar kerja keras. Bagi aku itu bullshit. Memang dalam bekerja kita dituntut untuk smart, efektif, tapi tetap tak ada yang mengalahkan kerja keras. Semua sukses besar dalam sejarah dicapai dengan kerja keras. Bukan dengan akal-akalan.

Aku cenderung merasa, orang-orang yang suka membualkan kata-kata work smart itu orang yang suka akal-akalan. Alih-alih memotivasi orang untuk bekerja keras dan menikmati prosesnya, justru mengajak untuk bersantai, yang penting hasil tercapai, kalau perlu dengan cara-cara yang tidak etis yang dikamuflase sebagai cara-cara “smart”. Hah, mana ada keberhasilan tercapai tanpa kerja keras.

Bahkan orang-orang sangat sangat cerdas di dunia seperti para pendiri Google, Bill Gates (microsoft), Einstein pun bekerja keras untuk mencapai keberhasilan yang sebegitu dahsyat.

4 Responses to “work smart itu bullshit”

  1. kocu Says:

    setuju banget! memang ada orang2 tertentu yg bisa mendapatkan duit tanpa kerja keras, tapi apa akan bertahan? “easy come easy go” gw yakin yg dapetnya gampang peginya jg gampang ko. Tapi apa yg didapat dari kerja keras itu pasti tahan lama. Bukan cuma secara materi, tapi jg kepuasan batin yg didapatkan (^_^)

    sayangnya lagi, terkadang ada orang2 yg sudah berhasil lupa akan kerja keras yg pernah ia lakukan, jadi dia sampe lupa jg ngajarin “anak2″-nya untuk kerja keras. hm… pengen komentar lebih banyak tapi jd sadar gw lagi post komentar, bukan blog :p hehe…

  2. Dona Amelia Says:

    nimbrung yach… Kerja keras itu perlu, dan absolut diperlukan. Tapi smart work juga penting. Dan kalo mau sukses mestinya harus melakukan kombinasi dari kedua nya. Smart work bukan berarti jadi licik atau penghianat, Kerja keras juga ga kaya kebo yang asal kerja ga pake mikir. Jadi kedudukannya adalah seimbang alias sama-sama penting. Dan satu hal yang aku selalu merasa menjadi faktor paling menentukan, Keberuntungan. Beberapa orang mengatakan keberuntungan menjadi faktor paling menyebalkan karena bukan faktor yang bisa diciptakan. Jika orang sudah berhasil jarang yang bilang, “wah gw lagi beruntung” biasanya mereka bilang “gw udah kerja sangat keras untuk mencapai ini”. Sebenernya dibalik sisi kerja keras masih ada satu faktor juga “Restu Tuhan”. Maka jangan pernah berhenti bersyukur atas Restu yang Tuhan berikan kepada kita.
    Setuju ???

  3. chen.hendrawan Says:

    #Dona

    Thanks, dah nimbrung. Lama tak jumpa :)

    Hmmm satu hal aku masih kurang sreg kalau kamu bilang kerja keras dan smart work itu seimbang. Jaman begini, siapa sih yang nggak cerdas. Kalau dulu memang (mungkin) banyak orang yang kerja kaya kebo. Tapi sekarang di era informasi ini, orang indonesia udah pinter-pinter. Knowledge udah (lumayan) merata. Dengan sedikit berbaik sangka, bisa dibilang orang pinter udah banyak banget.

    Nah, dalam situasi seperti itu lah gw bilang work smart itu bullshit. Smart itu udah default, anggep aja semua orang pinter. Yang kurang adalah kerja keras. Etos kerja. Bukannya udah sering terdengar bahwa bangsa ini nggak kurang orang pinter, yang kurang orang yang suka kerja keras.

    Kerja keras disini yaitu integritas untuk menekuni pekerjaannya. Banyak orang terjebak dalam mental buruh atau mandor. Yang satu baru mau kerja kalau dipecut (atau diiming-imingi reward), yang satunya lebih suka mecut orang untuk mengerjakan sesuatu. Padahal kita butuh mental pengrajin atau seniman, yang mampu menekuni pekerjaannya, menjadikannya sebuah karya. Sebuah masterpiece.

  4. kocu Says:

    asyik asyik… blog chenz jd rame :D hehehe…
    nimbrung lagi ya… biar seru…

    bener sih kata dona, gw jg setuju, work smart is important. Tapi seperti kata yadi jg, default nya sekarang udah smart ya? :p Berdasarlam apa yg gw rasain sekarang sih gak gitu di, banyak juga orang yg belom bisa work smart, kerjaan ga terkontrol, dan termasuk ga terdokumentasi dengan baik (menurut gw itu juga kurang smart), dan itu bahkan termasuk gw sendiri.

    Kata work smart jadi luas tanpa batasan nih (^_^) Kalo soal Kerja Keras, yg pasti kalo orang kerjanya aja udah berantakan (=gak smart), gw rasa dia gak mungkin bisa tahan kerja keras, soalnya udah keburu stres duluan :p Tapi lagi!!! seandainya orang itu memang pekerja keras, dia akan menyadari ke gak smart-an dia itu dan belajar dari pengalamannya untuk bisa lebih smart.

    Jadi, bahan dasarnya itu Kerja Keras, tapi work smart itu harus berkembang terus seiring waktu kerjanya. ya gak sih???

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

*
To prove that you're not a bot, enter this code
Anti-Spam Image